TEKS BERITA KD 3.2

TEKS BERITA 

KD 3.2 Menelaah struktur dan kebahasaan teks berita (membanggakan dan memotivasi) yang didengar dan dibaca 

Running Text yang Asal Running - Kompasiana.com

Teks berita adalah sebuah teks yang isinya menceritakan atau menjelaskan sebuah peristiwa. Peristiwa yang diceritakan atau dijelaskan dalam teks berita merupakan peristiwa yang benar-benar terjadi serta aktual.

Sebuah teks dapat disebut teks berita strukturnya memenuhi struktur sebuah teks berita. Selain itu sebuah teks berita juga mempunyai beberapa kriteria/ciri-ciri.

Struktur Teks Berita

Teks berita terdiri dari 3 struktur, yaitu :
1. Kepala berita
Bagian kepala berita biasanya berisi unsur-unsur 5W+1H yang menerangkan peristiwa secara singkat.
2. Tubuh berita
Berisis penjelasan dari unsur 5W+1H secara lebih rinci.
3. Kaki / ekor berita
Simpulan dari berita.

Pola Penulisan Teks Berita (Piramida Terbalik)

Piramida terbalik adalah salah satu konsep, formula atau struktur penulisan berita atau sebuah acuan baku yang sering digunakan oleh para wartawan untuk menyusun sebuah teks berita.

Penggunaan metode piramida terbalik berkaitan dengan space atau ruang dalam halaman yang disediakan untuk memuat berita.

Ketika berita itu terlalu panjang dan tidak cukup untuk dimuat di halaman yang disediakan, maka editor bisa membuang bagian berita itu mulai dari paling bawah atau derajat informasi pentingnya yang paling rendah yang biasanya diletakan di bagian bawah atau akhir berita.

TEKS BERITA – Belajar Bahasa Indonesia

Struktur teks berita piramida terbalik bisa dilihat pada gambar di bawah ini:

1. Lead / Prioritas Utama Penting

Bagian paling atas adalah Lead atau kepala berita merupakan puncaknya. Pada urutan paling puncak yang menempati derajat prioritas utama pentingnya informasi ini, wartawan harus menuliskan informasi utama. Setidaknya, pada bagian ini wartawan harus menjawab sebagian besar unsur 5 W + 1 H atau ADIKSIMBA. Kenapa begitu? Jika pemotongan berita yang dilakukan editor karena keterbatasan halaman, berita ini masih memiliki arti dan layak sebagai sebuah berita.

2. Tubuh Berita / Penting

Berikutnya adalah bagian tubuh, umumnya merupakan penjabaran dari gagasan berita yang terdapat dalam lead atau kepala berita. Penjabaran itu bisa merupakan jawaban why (mengapa) dan how (bagaimana).

3. Ekor Berita / Kurang Penting

Bagian ini mencantumkan berbagai data yang tidak terlalu penting ditempatkan. Misalnya daftar nama orang-orang yang mengalami kecelakaan atau hal-hal lain yang jika dihilangkan oleh editor tidak terlalu berpengaruh terhadap substansi atau pokok bahasan berita tersebut.

Kriteria / Ciri-Ciri Judul Berita

Judul berita memiliki beberapa kriteria, yaitu :
1. Menarik
Judul berita harus menarik agar pembaca tertarik membaca teks berita.
2. Menggambarkan isi berita
Judul berita juga harus menggambarkan isi dari teks berita agar pembaca dapat mengerti isi berita hanya dengan membaca judulnya.
3. Sederhana, pilihan katanya tepat, merangsang keingintahuan
Selain menarik dan menggambarkan isi berita, judul berita juga harus menggunakan kalimat yang sederhana serta pilihan katanya tepat, sehingga pembaca tertarik untuk membaca.

Kriteria / Ciri-Ciri Berita

Teks berita memiliki beberapa ciri-ciri, yaitu :
1. Mengandung unsur 5W+1H.
2. Memiliki sifat menarik, aktual, faktual, objektif, penting, dan bermanfaat.
3. Memiliki struktur kepala berita, tubuh berita, kaki / ekor berita.
4. Kalimat singkat dan informatif.
5. Memuat judul yang menarik.


Kaidah Kebahasaan Teks Berita

Berikut ini terdapat beberapa kaidah kebahasaan teks berita, antara lain sebagai berikut:

1. Verba transitif 

Verba transitif merupakan verba yang dapat diubah ke bentuk pasif.

Contoh : Pejabat Kementerian Luar Negeri Tiongkok menuduh kapal-kapal asal Vietnam telah lebih dari 1.400 kali menabrak kapal-kapal Tiongkok di dekat lokasi anjungan pengeboran minyak yang kontroversial di Laut Tiongkok Selatan.

2. Verba pewarta

Verba pewarta adalah verba yang mengindikasikan suatu percakapan.

Contoh: Dalam tayangan televisi di Iran, Wakil Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengatakan bahwa pertemuan di Geneva, Swiss, itu juga membahas sanksi yang telah merusak ekonomi negara yang sangat bergantung pada minyak tersebut.

3. Adverbia atau kata keterangan

Adveria adalah kelas kata yang memberikan keterangan kepada kata lain.

4. Konjungsi temporal

Konjungsi temporal adalah kata hubung yang berhubungan dengan waktu.

Contoh : kemudian, setelah, akhirnya.

5. Kalimat langsung

Kalimat langsung adalah sebuah kalimat yang merupakan hasil kutipan langsung dari pembicaraan seseorang yang sama persis seperti apa yang dikatakannya.

6. Kalimat tidak langsung

Kalimat tidak langsung adalah kalimat yang melaporkan atau memberitahukan perkataan orang lain dalam bentuk kalimat berita.

7. Bahasa yang digunakan:

  • Baku dan sederhana

  • Menarik

  • Singkat, padat dan lugas

  • Komunikatif

  • Netral atau objektif

Perbedaan Teks Berita dan Teks Non Berita

Teks berita dari susunan dan strukturnya sangat berbeda dengan teks non berita, untuk mengetahui lebih jelas mengenai perbedaan teks berita dan teks non-berita adalah sebagai berikut:

1. Teks Berita

Antara lain sebagai berikut:

  • Faktual dan aktual
  • Dibuat oleh wartawan
  • Susunan piramida terbalik (menjelaskan hal pokok di awal)
  • Bahasa komunikatif
  • Tidak mencantumkan opini pribadi

2. Teks Non-Berita

Antara lain sebagai berikut:

  • Faktual
  • Dibuat oleh ahli dalam bidangnya
  • Induktif (hal pokok di akhir)
  • Bahasa sesuai jenis teks
  • Mencantumkan opini pribadi

Nah apakah sudah jelas? Jika sudah berikut ini adalah soal yang wajib dikerjakan untuk mengukur pemahaman kalian. Silakan buka link di bawah ini:

https://forms.gle/bdHpmzsAKiNHvLtSA


SELAMAT MENGERJAKAN



Komentar

Postingan populer dari blog ini

TEKS BERITA KD 4.2

KEGEMARAN MEMBACA